Oleh Rusmanadi

Paringin, Kalsel, (Antaranews Kalsel) - Alokasi dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) untuk Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, yang diberikan oleh pemerintah pusat periode 2013 ini jumlahnya mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan (Disdik) setempat, Abdul Basyit di Paringin, ibu kota Balangan, Jum`at, alokasi dana yang diberikan pada 2013 ini sebesar Rp2,9 Miliar.

"Besaran dana tersebut turun drastis dari alokasi yang diberikan oleh pemerintah pada tahun sebelumnya, yang berjumlah Rp6,4 Miliar," ujarnya.

Pada 2012 lalu, alokasi dana BSM sebesar Rp6,4 Miliar tersebut disalurkan kepada 1.781 siswa yang berasal dari 160 Sekolah Dasar (SD) se-Balangan.

Dengan turunnya besaran alokasi dana BSM periode 2013 ini, katanya, berimbas langsung pada pengurangan jumlah penerima.

"Mau tidak mau jumlah penerima harus dikurangi, menyesuaikan dengan besaran alokasi dana yang diberikan. 2013 ini hanya bisa dibagikan kepada 820 siswa," katanya.

Jatah alokasi dana BSM tersebut diberikan pemerintah melalui Kementrian Pendidikan RI, berdasarkan hasil pendataan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tentang masyarakat miskin.

Hasil pendataan BPS tahun 2011 yang digunakan oleh Kementrian Pendidikan RI sebagai acuan tersebut menyebutkan bahwa angka kemiskinan di Balangan mengalami penurunan.

Namun, tambahnya, meskipun angka kemiskinan berdasarkan pendataan oleh BPS mengalami penurunan bukan berarti jumlah masyarakat miskin berkurang pula dengan serta merta.

"Kondisi ekonomi masyarakat setiap tahunnya selalu mengalami perubahan dan fakta dilapangan, masih banyak siswa dari keluarga kurang mampu yang sangat membutuhkan dana BSM," tambahnya.

Karena itulah, diharapkan pemerintah pusat dapat melakukan tinjauan kembali terhadap besaran alokasi dana BSM yang diberikan kepada Balangan periode 2013 ini.

Penurunan alokasi dana BSM membuat pihak Disdik setempat kesulitan menyalurkan dan menyeleksi siswa yang benar-benar berhak menerima bantuan karena besarannya tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Editor: Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © 2014

Komentar Pembaca
Kirim Komentar